Copet Angkot
Posted by zeinkalaami pada 3 Februari 2009
Waspadai, Pencopet Berkedok Penumpang Angkot
Suatu hari di tahun 2001 saya melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum angkutan kota (angkot). Waktu itu saya duduk di jok belakang sebelah kiri paling belakang. Saya adalah penumpang kedua setelah sebelumnya sudah ada seorang ibu setengah baya berjilbab, tapi jilbabnya tidak terjuntai panjang (dililitkan bagian bawahnya ke leher) sehingga terlihat kalung emas yang dipakainya.Ibu tersebut duduk di jok seberang saya (jok kanan) dan tepat menghadap ke pintu angkot. Sedangkan di bagian depan (samping sopir) sudah ada penumpang lain.
Tiba di sebuah perempatan lampu merah, angkot yang saya tumpangi berhenti. Sekitar 1 menit kemudian masuk sekitar 4 orang penumpang pria dengan ciri berwajah seperti orang batak, dan masing-masing mengambil posisi 2 orang duduk mengapit si ibu, 1 orang duduk di jok tambahan yang menghadap ke belakang dan 1 orang lagi duduk (membawa map) di jok tepat di depan si ibu tadi.
Beberapa saat kemudian mobil melaju kembali karena lampu hijau menyala. Tapi pemandangan yang tak lazim mulai terlihat. Seorang penumpang yang duduk di samping kiri si ibu mencoba membuka kaca mobil yang sebelumnya sudah terbuka. Seperti susah membuka, dia agak lama melakukannya sehingga membuat si ibu tadi agak sedikit merunduk karena merasa terganggu dengan yang sedang dilakukan si penumpang ini.
Di sinilah, pemandangan yang tak lazim itu begitu nampak. Si penumpang yang duduk tepat di depan si ibu ikut merundukkan sedikit badannya sambil tangan kirinya menyodorkan map yang dibawahnya sepertinya hendak menutupi tangan kanannya yang disembunyikan di bawah map dan diarahkan ke kalung si ibu yang memang sedang tidak konsntrasi karena sedang merasa terganggu dengan penumpang yang kesulitan membuka kaca. Sepertinya, usahanya gagal karena sesekali dia memandangi saya yang saat itu sedang menyaksikan kerja mereka. Si pria yang lainnya memberikan kode agar kawannya itu cepat melakukan aksinya. Tapi lagi-lagi gagal karena dia tampak ragu-ragu karena merasa diperhatikan saya. Saya baru sadar kalau 4 penumpang susulan ini adalah pencopet spesialis penumpang angkot. Sayangnya saya harus turun (karena sudah sampai tujuan) sebelum si ibu itu sampai tujuannya. Entah bagaimana nasib si ibu itu setelahnya. Wallahu A’lam.
Jika anda menggunakan angkot, berhati-hatilah terhadap ciri-ciri penumpang berikut:
- Penumpang yang berjumlah 3 orang atau lebih naik bersamaan.
- Salah satu dari mereka membawa map, Koran atau jaket ditangan
- Biasanya mereka naik di saat mobil berhenti di lampu merah atau dalam keadaan macet
- Cara duduk mereka berpencar, dua orang mengapit korban, satu orang (yang membawa map/Koran) sebagai eksekutor berada tepat didepan korban
- Salah satu dari mereka berpura-pura membuka kaca, menjatuhkan koin atau muntah
Jika menemukan yang seperti itu, berhati-hatilah!
koranindependen berkata
Para penumpang angkot sekalian agar selalu waspada, waspada, waspadalah….! Jangan memakai perhiasan yang mencolok, kecuali imitasi, jangan memunculkan dompet (maksudnya dompet jangan menyembul, kecuali isinya kertas doang, dan jangan pula meletakkan barang berharga lainnya sembarangan, kecuali harganya lebih murah daripada ongkos angkot,he….he….he….
M Shodiq Mustika berkata
wahh,,,makasih yah infonya
serem juga sih kalau naek angkot ada gerombolan orang gitu
setidaknya artikel di atas mengingatkan kita agar tetap waspada karena semakin banyak kejahatan di dunia ini
setuju ga?
waspada lah,,,waspada lah,,,(kaya bang napi aja) hehehhe,,,,
zeinkalaami berkata
Setuju, mudah-mudahan kita semua senantiasa diberikan keselamatan dan selalu waspada
M Shodiq Mustika berkata
tapi aku masih penasaran nih sama nasib ibu itu gimana yah?
semoga diberi keselamatan yah,,,,,,
amien,,,,,
zeinkalaami berkata
Iya, saya juga ngk tahu setelahnya. Semoga saja selamat sampai rumah
Mahardika berkata
Kapan ya kita angkutan publik kita nyaman dan juga aman ?
zeinkalaami berkata
Kayaknya sih, kalau para copetnya sudah dicokok polisi dan kembali ke jalan yang benar
ourkami berkata
ugh…klo ngomongin ini jadi inget dlu pernah kecopetan di angkot huh…ugh…sebel (berapi-api)
suji berkata
ingat angkot ingat ” COPET “…. ting…